Cerita ini merupakan sambungan dari Kepulauan Lingga Yang Menakjubkan Part 1 kemarin.. Part 2 ini isinya perjalanan saya di Kepulauan Lingga hari kedua..

- Hunting Sunrise | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Pagi itu saya harus stanby jam 5 subuh di depan lobby penginapan.. karena schedule pagi itu, yang mau ikutan hunting sunrise ke Tanjung Buton harus stanby jam 5.. fyi, di Tanjung Buton ini merupakan salah satu pintu masuk Kabupaten Lingga, terdapat pelabuhan dengan pelantar/dermaga yang cukup panjang.. *bolak-balik 2 kali bisa turun satu kilo berat badan* hehehe..

- Pelantar Tanjung Buton | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Matahari terbit yang ditunggu pagi itu cukup lama munculnya.. haha.. sampe karatan saya di semak-semak.. berkawan nyamuk dan binatang-binatang lain yang tidak bisa sebutkan satu persatu.. *maaf kawan* mana ada kuburan pula disitu.. ngeri-ngeri sedap..

- Sunrise | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Sunrise yang ditunggu pun muncul.. bagusnyaaaa… rasanya tidak mau pulang.. ya.. tapi apa boleh buat.. kami harus melanjutkan perjalanan ke tempat lain, sesuai schedule yang ditentukan..
Selanjutnya mengunjungi satu-satunya museum di Kabupaten Lingga ini.. yang bernama Linggam Cahaya.. kagum sama peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan melayu Lingga, sampai-sampai saya hampir ketinggalan bus.. hehehe..

- Museum Linggam Cahaya | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Maaf, saya tidak punya foto untuk kondisi museum didalam museum nya.. karena dilarang mengambil gambar.. diceritain saja lah ya.. didalamnya terdapat, kerangka gajah laut yang lumayan makan tempat
, gerabah-gerabah, persenjataan, berbagai macam mata uang, perhiasan dan baju-baju peninggalan kerajaan melayu Lingga, serta banyak lagi yang lain..

- Reruntuhan Istana Damnah | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke bekas reruntuhan Istana Damnah, yang juga merupakan peninggalan kerajaan melayu Lingga.. tempat nya tidak jauh dari museum linggam cahaya.. kurang lebih 2km dari museum..

- Replika Istana Damnah | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Masih di komplek yang sama.. di komplek Istana Damnah juga terdapa replika dari istana yang sudah runtuh tersebut.. yaa.. meskipun tidak sebesar yang saya bayangkan, untuk ukuran istana dalam benak saya.. tapi bagus kok arsitekturnya.. yang dominan berbahan kayu.. dengan motif pahatan-pahatan kayu khas melayu Lingga..

- Tempat Pemandian Istana Damnah | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Eh iya.. hampir saya lupa.. masih di kompleks Istana Damnah.. juga terdapat pemandian anggota kerajaan melayu Lingga.. bagus tempatnya.. dikelilingi pepohonan besar.. dengan air sungai yang sangat jernih.. terlihat ikan-ikan yang berenang di pemandian tersebut..

- Masjid Sultan Lingga | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Perjalanan pun dilanjutkan ke Komplek Masjid Sultan Lingga.. didalam nya terdapat beberapa makam.. yang belum sempat saya baca sejarahnya, sempitnya waktu.. desainnya cukup sederhana.. dengan warna kuning, tetap dengan ukiran-ukiran khas kerajaan melayu Lingga..
Lanjutt.. balik lagi ke Pelabuhan Tanjung Buton.. menuju ke Dabo Singkep, menggunakan ferry kurang lebih 1 setengah jam perjalanan..

- Kapal Barang | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Sesampainya di Dabo Singkep.. disambut pemandangan pantai dengan garis yang sangat panjang.. bagus sekali.. di tepiannya terdapat susunan kapal barang, setelah saya tanya-tanya warga sekitar.. ternyata kebanyakan kapal-kapal barang di situ berasal dari Jambi.. membawa berbagai macam barang dagangan..

- Pantai Batu Berdaun | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Destinasi selanjutnya Pantai Batu Berdaun, untuk makan siang serta menikmati pemandangan sekitar.. melewati salah satu situs sejarah.. Mariam Tegak, masih di kawasan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga..
Gileee pantainya ciamikk.. pasirnya landai.. kenapa dinamakan Batu Berdaun.. dikarenakan ada batu besar yang ditumbuhin pohon.. (lihat foto diatas).

- Masjid Azzahra | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Selanjutnya perjalanan dibagi menjadi 5 orang per mobil.. kami dibebaskan untuk keliling Dabo Singkep dalam beberapa jam kedepan.. tempat pertama yang kami kunjungi adalah bekas-bekas peninggalan PT.Timah.. yang dahulunya sangat sukses di pulau ini.. lanjut ke Masjid Azzahra.. yang katanya.. masjid tertua di kawasan Dabo Singkep..

- Gedung Pagoda | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Lalu ke Gadung Pagoda.. yang dahulunya juga merupakan peninggalan PT.Timah.. keren lho.. dikelilingi kolam.. di bagian atas.. terdapat kompleks rumah yang dahulunya untuk petinggi-petinggi PT.Timah.. yang sekarang sudah di serahkan ke Pemkab Lingga.. dijadikan gedung daerah.. sebagiannya lagi disewakan..

- Klenteng | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Kami juga mampir ke Klenteng.. yang kata bapak supirnya.. klenteng ini merupakan yang terbesar se Kabupaten Lingga.. Lanjut ke komplek angkatan laut yang posisinya diatas bukit.. terus ke arena tempat diadakannya MTQ.. tak habis juga mengelilingi Dabo Singkep dalam 2 jam.. waktu emang benar-benar tidak mengizinkan..
*cape ngetik.. berhenti sebentar..*
Perjalanan dilanjutkan ke Pulau Mepah.. menggunakan ferry kurang lebih 1 setengah jam.. pulau ini tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Buton..

- Pelabuhan Tanjung Buton | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Maaf saya di BlackBerry saya tidak ada foto untuk pulau ini.. faktor kecapean.. trus juga sibuk sortir foto, untuk dikumpulkan.. di sisi lain juga sibuk makan dan minum dari jamuan warga sekitar yang sangat raman..
Selesai sudah semua perjalanan dihari kedua.. tinggal istirahat di penginapan, packing-packing.. persiapan pulang ke esokan paginya..

- Sunset | Foto oleh Halim Inside dengan BlackBerry 9780
Tidak lupa menyempatkan melihat sunset, yang kelihatan jelas dari pelabuhan Tanjung Buton..
Selesai sudah semua rentetan perjalanan hari pertama dan kedua.. hari ketiga pulang..
Nb: Semua foto diambil menggunakan BlackBerry, bukannya saya tidak bawa DSLR.. tapi kalau menunggu foto DSLR.. lama.. keburu lupa saya nulisnya.. hahaha..






0 Comments until now
Add your Comment!